Chu Chi Tunnel di Vietnam

Kenapa harus ke Vietnam ? Itu pertanyaan dari sahabat-sahabat pada saat saya mengutarakan niat untuk memanfaatkan sedikit hari libur ke Negara yang pernah di jajah negara Perancis tersebut.

Motivasi saya sangat sederhana. Saya sangat kagum akan keberanian para rakyat Vietnam dalam bertempur melawan tentara USA, bahkan bisa memenangkan peperangan. Sungguh suatu hal yang sangat luar biasa. SesuatušŸ˜€

Mungkin juga karena sedari kecil saya sering melihat film Vietnam yang identik dengan perang ;Ā  Rambo (First Blood), Born on 4th of July, Tour of Duty, dll yang dah lupa judulnya. Ā Di film – film perang itu para gerilyawan / tentara Vietnam yang gagah berani dan heroik melawan tentara US dengan keterbatasan alat tempur.

Untuk itulah maka tur Chu Chi tunnel saya pilih ketika kali pertama berkunjung ke Vietnam.

Chu Chi Tunnel adalah area / desa dimana dahulu menjadi daerah markas bawah tanah tentara Vietnam di masa perang Vietnam melawan Amerika.Ā  TerletakĀ  sekitar 45 menit perjalanan dari kota.

Manekin pejuang vietnam

Di awal tur Chu Chi Tunnel, tur leader kami Mr. Jim -pria keturunan China yang fasih berbahasa Inggris-menjelaskan sembari berjalan. Bahwa keterbatasan senjata dan personil yang mungkin membuat mereka berputar otak menciptakan strategi perang yang terkenal unik dan brilian. Para prajurit Chu Chi ini memiliki strategiĀ  bawah tanah, yaitu dengan membuat terowongan-terowongan yang menjadi bunker – bunker sebagai tempat persembunyian yang aman dari serangan musuh. Di bunker bawah tanah inilah mereka membiasakan diri untuk tinggal sambil menyusun strategi dan menyiapkan berbagai peralatan perang mereka. Berfungsi pula seperti kamar-kamar yang sebagian digunakan untuk tempat rapat, penyimpanan senjata, dapur, gudang makanan, dll.
Diantara lubang-lubang itulah, ada pula yang fungsinya sebagai jebakan untuk musuh. Misalnya lubang berbentuk persegi panjang yang nampak dari atas seperti hamparan rumput biasa namun begitu kaki musuh terinjak kesitu maka tanah berumput tadi berubah menjadi jebakan maut yang mematikan.

Musuh yang tidak mengetahui seluk beluk daerah tersebut tentu saja dibuat kerepotan dan banyak yang terjebak dalam banyak trap / jebakan mematikan pihak lawan yang dipasang disana.Ā  Dengan tekhnik perang seperti ini lah akhirnya gerilyawan Vietnam akhirnya dapat memenangkan peperangan tersebut.

Salah satu contoh jebakan maut

Bahkan jalan masuk mereka menuju terowongan tersebut dibuat sedemikian rupa sehingga sama sekali tidak terlihat oleh pihak lawan. Lubang itu mereka tutup dengan kayu penutup kecil yang disamarkan dengan dedaunan kering. Sangat sempit yaitu hanya seukuran bahu rata-rata pejuang Vietnam yang langsing/mungil pada saat itu. Untuk masuk kedalamnya menggunakan trik memutar tubuh yang khusus hanya mereka yang mengetahui caranya. Jangan coba-coba untuk nekad masuk kedalam lubang tersebut jika belum menguasai trik yang mereka ajarkan karena bisa jadi anda tidak bisa mengeluarkan bahu dari lubang itu selamanya.Ā šŸ˜›

dilubang sekecil inilah pintu masuk mereka ke terowongan bawah tanah.

Dan setelah penjelajahan panjang di tunnel-tunnel tersebut, akhirnya kami menuju ke sebuah tempat semacam aula di alam terbuka yang beratapkan daun jerami. Kami istirahat sejenak merengangkan otot-otot kaki yang lelah karena perjalanan menembuh hutan Chu Chi. Saya sedikit terkejut ketika kemudian mereka menyuguhkan kudapan berupa singkong rebus yang disajikan bersama sejenis kacang yang ditumbuk halus dan disemai dengan bulir-bulir gula putih kristal.Ā  Rasanya nikmat karena disajikan selagi masih panas. Menu tersebut disajikan bersama teh yang dituangkan kedalam poci keramik. Hmmm.. ditambah nikmat semilir angin pepohonan, mantap.Ā  Nah, konon dahulu dikala peperanganĀ  mereka juga menjadikan makanan yang tidak asing bagi bangsa Indonesia ini sebagai makanan keseharian mereka. Wah, sepertinya mungkin karena singkong inilah mereka mendapatkan kekuatan ekstra.šŸ™‚

Singkong rebus a la Cu Chi Tunnel

Dan ketika hari beranjak semakin siang, petualangan itu berakhir dengan bertambahnya rasa kekaguman saya terhadap bangsa Vietnam. Bukti nyata bahwa keterbatasan teknologi bukanlah penghalang untuk dapat mencapai suatu tujuan.Ā  Semoga filsafah ini dapat merasuk ke jiwa saya sebagai support yang akan memberi kekuatan saya dalam menghadapi segala aspek dalam kehidupan ini.

A la Vietnam Lady

lihat juga : https://wandrairas.wordpress.com/2011/12/01/makan-siang-di-saigon-ho-chi-minh/

Categories: Updates | 3 Comments

Post navigation

3 thoughts on “Chu Chi Tunnel di Vietnam

  1. budi restoto

    Tapi di film film Hollywood Amerika selalu menang?….
    cuma lucu-nya sampai Amerika keluar dari Vietnam,merasa tidak pernah kalah padahal Amerika kesana untuk sesuatu yang tidak jelas juga………….

  2. Arief Budiman

    couple month kedepan sy ada plan utk ke Saigon, tp masih binggung utk netapin tempat tinggal disana. apakah ada rekomendasi yang bagus? hopefully bisa dpt yg sekitaran ben than market. but pastinya selalu penuh dan ramai. trims buat infonya..šŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: